Monday, July 2, 2012

Tiga Hal yang Menyebabkan Twitter Account Suspended

Pernah nggak akun twitter suspended? Saya pernah mengalaminya, bukan cuma sekali tapi berkali-kali. Waktu itu saya masih polos bin dodol banget. Ya ceritanya saya ingin membuat akun twitter untuk bisnis kecil-kecilan saya dan teman saya. Kebetulan saat itu sedang ada Open Pre Order untuk suatu produk *ceilah produk* sehingga saya mencoba untuk ngetwit ke akun-akun yang sekiranya tertarik dengan produk tersebut. Nah bodohnya saya nggak kepikiran sama yang namanya spamming. Secara tidak sadar *halah* saya sudah spamming ke banyak akun padahal saya memakai akun baru yang jumlah tweet-nya belum banyak. Kemudian saat itu juga akun tersebut langsung suspended. Nasib nasib, akhirnya saya pasrah aja deh...huhu





Saya menemukan satu postingan bagus yang membahas tentang fenomena Twitter Account Suspended ini. Mungkin saya hanya akan menerjemahkan dengan bahasa saya sendiri.
Jadi, ada tiga hal yang dapat menyebabkan akun twitter suspended. 

  1. Spamming People. Yang pertama ini persis yang saya lakukan, mengirim tweet yang sama ke banyak orang/akun sehingga Twitter menganggap kita sebagai spammer. Spamming ini melanggar  Twitter Terms of Service. 
  2. Massively Following and Unfollowing People. Fitur following dan unfollowing merupakan salah satu daya tarik tersendiri dari Twitter. Ada beberapa orang yang menganggap bahwa jika angka following kita banyak maka angka follower(s) juga akan bertambah. Padahal ada angka batasan maksimal berapa banyak akun yang boleh kita follow dalam satu hari. Dalam Following Rules and Best Practices terdapat ketentuan batas maksimal angka following baru untuk per harinya yaitu 1000 akun.
  3. Multiple Accounts. Untuk yang ini saya kurang memahami kenapa membuat multiple accounts bisa menyebabkan akun suspended.
Nah bagaimana cara mengatasi Account Suspension  ini? Klik di sini kemudian isi form yang ada, utarakan penyebab atau keluhan Anda kemudian submit, insya Allah beberapa saat kemudian akun Anda akan kembali lagi *sejujurnya saya juga belum pernah nyoba hahahah*

Semoga bermanfaat, maaf kalau cuma repost translate doang wkwkwk...Annyeong!
Read More

Saturday, June 30, 2012

Tag People on Google+

Well maybe it's kinda late tapi saya baru tahu kalau ada semacam auto face-dectection pada sistem photo tagging di Google+. Jadi setelah kita mengupload beberapa foto yang di dalamnya terdapat orang-orang yang sama maka Google+ akan otomatis meng-crop bagian wajah suatu foto dan dikelompokan dengan hasil crop dari foto-foto yang lain yang merupakan wajah orang yang sama. Dari hasil pengelompokan tersebut user dapat langsung melakukan tagging. Ya ini sangat memudahkan pengguna sehingga tidak perlu melakukan tagging secara manual pada setiap foto.

Kemarin saya mencoba mengupload beberapa foto:

 
 

Setelah semua foto terupload kita akan terhubung ke popup Tag People. Berikut tampilannya:


Bisa dilihat di sini ada pengelompokan potongan wajah dari 3 orang yang ada pada foto-foto yang tadi saya upload. Dengan begitu kita dapat menge-tag seseorang pada lebih dari satu foto dan tidak perlu repot-repot untuk mengklik bagian wajah seperti sistem photo tagging lainnya misalnya pada F*cbook atau MySp*ce. Bagi saya fitur ini sangatlah WOW *maklum saya masih copo* karena mungkin menggunakan Image Retrieval yang rumit.


Semoga bermanfaat dan happy weekend everyone ^^

Read More

Friday, June 29, 2012

The Hoosiers - Clinging On For Life














I need you to reach me 
Teach me how to love 
I need you to reach me 
Teach me how to love 

'Cos I must have got it wrong 
If I had love then it's gone 
I've been living without it for oh so long 
And that's the way it goes 
I suppose 

Made enough mistakes 
Between two of us to sing this thing 
We're still clinging on for life 
Made enough mistakes 
Between two of us to sing this thing 
We're still clinging on for life 

I need you to reach me 
Teach me how to love 
I need you to reach me 
Teach me how to love 

Must have got it wrong 
If I had love then it's gone 
I've been living without it for oh so long 
And that's the way it goes 
I suppose 

Made enough mistakes 
Between two of us to sing this thing 
We're still clinging on for life 
Made enough mistakes 
Between the two of us to sing this thing 
We're still clinging on for life 

And I must have got it wrong 
If I had love then it's gone 
I've been living without it for oh so long 
And that's the way it goes 
When your head but can suppose 
And instead of answers 
It's full of 'I don't know's 
And that's the way it goes 
I suppose
Read More

When I have nothing to do

Haiiish, blog ini sangat-sangat tidak produktif ckck

Seperti biasa, waktu semakin cepat berlalu. Sekarang sudah akhir bulan Juni 2012. Bulan di mana saya harus mengikuti PKL (Praktek Kerja Lapang). Huh rasanya baru kemarin saya masuk IPB, mengantri tes kesehatan, mengukur ukuran jas almamater, registrasi asrama.... Subhanallah

Manusia memang mudah terlarut dengan aktivitasnya, tanpa sadar bahwa dia sudah menginjakkan kaki ke pintu gerbang kedewasaan *tsaaaah. Ya, faktanya memang begitu. Di sisi lain kedewasaan tidaklah diukur dari umur namun umur seakan-akan memaksa kita untuk menjadi dewasa. Kedewasaan bukanlah hal yang dapat diukur dengan angka, tidak bersifat kuantitatif. Hmmm sejujurnya saya sendiri juga belum tahu apa arti dewasa yang sebenarnya. Yang jelas sebagai insan manusia yang diberi anugerah akal yang sangat luar biasa oleh Allah Swt sudah sepantasnya kita senantiasa berusaha menyikapi berbagai masalah dengan cara dewasa, bukan dengan ego atau nafsu yang berlebihan.

Well sepertinya saya hari ini kesambet sampai bisa nulis satu paragraf di atas.

Semoga keluarga dan teman-teman serta pembaca(yakalii ada yang baca) senantiasa dalam lindungan Allah Swt, Amin Ya Rabb
Read More

Saturday, June 9, 2012

long time no post

Well it's been awhile since my last post on this blog. 
Hey my blog, so sorry for ignoring you :|
I think I got too much excited to the other blogging site, yeah you know that tumblah thingy~

I'm not a good writer, I'm not good at story-telling. So I really don't know what should I write type here.

My life seems meaningless. 
I miss the old ME.
Yes people can change anytime but how could I change this much?
Only God knows.


Read More

Monday, October 24, 2011

Analisis Antarmuka Pencarian dan Hasil Pencarian Situs BRI

Di sini saya akan mencoba menganalisis situs www.bri.co.id . Tampilan awal dari situs ini bisa dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Tampilan awal situs

Search box bisa ditemukan dengan mudah pada sisi kanan halaman bagian tengah ditandai dengan adanya text box ditambah gambar lup di sampingnya.
Saya mencoba melakukan pencarian dengan kata kunci “sms banking”. Hasil pencarian ditampilkan pada Gambar 2 dan Gambar 3.


Gambar 2. Hasil pencarian


Gambar 3. Perbesaran Gambar 2

Dari Gambar 3, bisa dilihat hasil pencarian dari kata kunci “sms banking” yang membuat saya bingung. Judul artikel yang berjudul “SMS Banking BRI” malah berada pada urutan ketiga padahal artikel tersebut adalah artikel yang memang paling signifikan dengan kata kunci yang saya ketik. Seharusnya artikel tersebut berada pada posisi pertama. First results page is golden (Neilsen, 2001). Kata “sms banking” juga sama sekali tidak ditampilkan, yang ditampilkan hanya kalimat pertama pada masing-masing artikel. Tentunya hal ini akan membuat pengguna bingung dan tidak yakin bahwa dalam artikel tersebut benar-benar terdapat kata kunci yang dicari.
Saya mencoba membandingkan tiga artikel pertama. Saya membandingkan seberapa banyak kata “sms banking” yang terdapat pada masing-masing artikel. Jumlah kata “sms banking” untuk artikel pertama, kedua, dan ketiga adalah 5, 0, dan 6. Entah kenapa hasil pencarian bisa menjadi seperti itu. Selain itu tidak ada perubahan warna pada link yang sudah diklik.
Pada halaman Search Results (Gambar 2), tidak ditemukan adanya search box sehingga bila kita ingin melakukan pencarian lagi kita harus kembali ke halaman home untuk menemukan search box. Jika diperhatikan, search box hanya terdapat pada halaman home. Padahal dalam sebuah website, search box harus ada pada setiap halaman (Nielsen, 1997). Pada halaman hasil pencarian juga tidak ada keterangan kata kunci apa yang sedang dicari oleh pengguna.
Secara keseluruhan antarmuka pencarian dan hasil pencarian dari website BRI ini terlihat buruk. Antarmuka pencarian tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada. Hasil pencarian pun tidak jelas, tidak sesuai dengan yang pengguna inginkan.

DAFTAR PUSTAKA
Nielsen, Jakob. 1997. Search and You May Find. [terhubung berkala] http://www.useit.com/alertbox/9707b.html  [24 Oktober 2011]
Nielsen, Jakob. 2001. Search: Visible and Simple. [terhubung berkala] http://www.useit.com/alertbox/20010513.html  [24 Oktober 2011]
Read More

Top 10 Mistakes in Web Design : Analisis dan Contoh


1.      Bad Search
Untuk kesalahan ini, mungkin kita sering menemukan di beberapa situs. Pastinya sangat menjengkelkan bila kita tidak menemukan artikel yang kita cari padahal kita sedang sangat membutuhkannya.
Saya mengambil contoh dari situs BRI, www.bri.co.id , di mana menurut saya sistem pencariannya buruk. Antarmuka maupun hasil pencarian jauh dari standar ideal dari sebuah sistem pencarian. Berikut contoh hasil pencarian:

Kata kunci yang saya masukkan adalah “sms banking”. Artikel dengan judul “SMS Banking BRI” malah berada pada urutan ketiga. Kalimat yang ditampilkan untuk masing-masing artikel hasil pencarian hanya kalimat pertama, bukan kalimat yang didalamnya terdapat kata kunci yang dicari.

2.      PDF Files for Online Reading
Kebanyakan dari kita malas untuk membaca artikel dalam bentuk PDF karena mau tidak mau kita harus melakukan download yang tentunya akan membuat waktu pencarian semakin lama. Padahal terkadang kita hanya membutuhkan sebagian kecil informasi sedangkan kita diharuskan men-download keseluruhan artikel. Tentunya hal ini tidak efektif.
Saya mengambil contoh dari sebuah situs yang berisi informasi-informasi dari bidang teknik yaitu Blue Point Engineering. Saya ingin mencari informasi tentang kode resistor secara cepat. Namun ternyata saya hanya menemukan link ke dokumen PDF padahal yang saya inginkan hanya kode-kode warna resistor yang tidak memerlukan penjelasan yang panjang. I just need the codes.

3.       Not Changing the Color of Visited Links
Salah satu yang menyebabkan kita terjebak untuk membuka sebuah link berulang kali adalah tidak adanya perubahan warna dari link yang sudah pernah kita buka. Sering kali kita tidak menghafalkan judul dari sebuah link sehingga kesalahan ini akan sangat merepotkan.
Contoh situs yang melakukan kesalahan ini adalah http://www.wisegeek.com/ . Saya mencoba masuk ke halaman Technology. Di dalam halaman ini terdapat banyak sekali link yang berisi tentang materi tentang teknologi.
Kesan pertama saya setelah membuka halaman ini adalah banyaknya link yang ditampilkan membuat saya agak sedikit pusing. Ternyata link yang segitu banyaknya, sampai harus saya scroll  berkali-kali untuk menemukan link  terakhir, merupakan SEMUA link tentang teknologi yang dimiliki oleh situs tersebut.
Kembali ke topik, saya mencoba mencoba membuka salah satu link. Kemudian saya kembalikan ke halaman sebelumnya dan tidak ada perubahan sama sekali. Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar.

                                              before

                                              after

Tidak ada perubahan sama sekali ditambah banyaknya link yang ditampilkan. Hal ini akan sangat merepotkan terutama untuk pengguna yang sudah lanjut usia.

4.      Non-Scannable Text
Tentunya akan sangat malas untuk membaca sebuah artikel yang susunan kalimat dan paragrafnya tidak jelas. Kita cenderung akan langsung menutup jendela atau tab yang menampilkan artikel tersebut.


5.       Fixed Font Size
Bagi pengguna yang mempunyai masalah penglihatan, tentunya ukuran default font dalam sebuah webiste tidak selalu sesuai dengan jarak pandang mereka. Maka dari itu, akan sangat menyulitkan apabila sebuah website terdiri dari teks yang ukurannya fix,  tidak bisa diperbesar atau diperkecil.

6.       Page Titles with Low Search Engine Visibility
Dalam membuat sebuah artikel, kita mengharapkan artikel kita bisa dibaca oleh banyak orang. Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah bagian judul. Judul yang bagus adalah yang nantinya membuat artikel kita mudah dicari pada search engine. Jika judul saja sudah salah, maka artikel kita tidak akan muncul pada halaman pertama hasil pencarian search engine.

7.      Anything that Looks Like an Advertisement
Header dan pop-up yang bagus seringkali membuat kita kagum akan sebuah website. Namun di sisi lain terkadang dua hal itu membuat kita kurang nyaman dalam menggunakan situs tersebut. Bahkan kadang cenderung seperti iklan yang langsung kita abaikan.
Saya menemukan kesalahan ini pada situs Billboard. Berikut screenshot-nya:


Pada sisi kanan terdapat gambar bertuliskan Log on to EarthShare.org yang akan menghubungkan dengan situs EarthShare. Pengguna tidak kan melihat ke arah tersebut karena terlihat seperti iklan, padahal bukan.


8.      Violating Design Conventions
Untuk kita yang sudah sering melakukan surfing internet, kita sudah tahu bagaimana menggunakan sebuah situs, segala sesuatu yang akan terjadi jika kita melakukan suatu task pada sebuh situs.. Misalnya, kita pasti sudah tahu bahwa jika kita mengeklik link bertuliskan home kita akan tersambung ke halaman awal website. Namun terkadang, ada beberapa situs yang dibuat tidak sama dengan desain yang sudah lazim. Saya menemukannya di situs microblogging Tumblr.



Pada halaman dashboard, ada link bertuliskan Following 55 people seperti yang terlihat pada gambar di atas. Ekspetasi pertama saya setelah mengeklik link tersebut adalah saya akan terhubung dengan halaman di mana saya bisa melihat siapa saja yang saya follow. Namun ekspetasi saya salah, link tersebut malah menghubungkan saya kembali ke halaman dashboard itu sendiri.

9.        Opening New Browser Windows
Biasanya kita malas untuk melihat link yang terbuka dengan jendela baru. Kita terkadang lebih menyukai untuk tetap stay pada jendela yang sama. Kasus ini saya temukan pada situs Metrolyrics, situs yang berisi lirik-lirik lagu. Saya ingin mencari sebuah lirik lagu dan kemudian di­-share­ ke Facebook. Setelah saya klik share button saya terhubung dengan jendela baru untuk melakukan authorize dengan Facebook.

10.      Not Answering Users’ Questions
Akan sangat mengesalkan jika kita bertanya namun dijawab dengan jawaban yang sebenarnya masih mengandung pertanyaan. 
Read More

Thursday, September 29, 2011

KTM berbasis "QR Code"


Teknologi QR code sudah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan atau institusi. Tapi mungkin di antara kita banyak yang masih kurang mengerti tentang QR code ini. Teman-teman langsung searching sendiri aja ya, banyak banget kok artikel-artikel yang menjelaskan tentang QR code :D Munkgin untuk para kompas-holic sudah tidak asing lagi dengan QR code yang kelihatannya rumit dan nggak jelas itu hehehe

Di sini saya tidak akan menjelaskan tentang QR code itu sendiri tapi lebih ke implementasinya. Ide yang terbesit di kepala saya adalah mengaplikasikan QR code ke dalam kartu mahasiswa atau KTM. Ide ini terinspirasi dari seringnya terjadi KTM yang hilang atau tertinggal sedangkan orang yang menemukan tidak tahu harus mengembalikan kepada siapa karena tidak ada informasi tentang alamat si pemilik KTM. Di bawah ini adalah screenshot KTM saya: 


Bisa dilihat dari gambar di atas, pada KTM tersebut terdri dari nama&logo universitas, nama lengkap, NIM, foto, barcode, dan masa berlaku. Nah, pada KTM tersebut terdapat barcode yang mungkin berisi biodata lengkap mahasiswa..ya saya juga belum pernah mencoba karena saya nggak  punya barcode scanner ;p Menurut saya penggunaan barcode kurang efektif karena tidak semua orang punya barcode scanner. 

Dari situ munculah ide bagaimana jika barcode ini diganti dengan QR code sehingga semua orang bisa mengaksesnya. Aplikasi QR code reader bisa dijalankan di mobile phone dari level smartphone sampai java mobile phone, minimal ada kamera dan GPRS. Hasil scanning QR code pada KTM akan menghubungkan kita ke URL di mana bidoata lengkap mahasiswa ditampilkan. Jadi jika suatu saat kita menemukan KTM tercecer, kita tinggal menggunakan aplikasi tersebut untuk menemukan alamat si pemilik KTM sehingga memudahkan kita untuk mengembalikan KTM tersebut, mudah bukan?

Namun pastinya kita harus memperhatikan resiko-resiko yang mungkin terjadi misalnya penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan tindakan kriminal yang akan merugikan si pemilik KTM. Ya mungkin bisa dibuat suatu sistem yang lebih baik untuk pembuatan KTM berbasis QR code ini. Saya berharap ide ini bisa terealisasi mengingat banyaknya manfaat dari penggunaan teknologi tersebut (:
Read More

Tuesday, September 6, 2011

Tumbling on Tumblr

Istilah microblog tentunya sudah tidak asing di telinga kita karena hampir setiap hari kita memakainya. Microblogging merupakan bentuk sederhana dari blogging. Yah sebenarnya banyak sekali situs-situs yang menyediakan fasilitas microblogging seperti Facebook, Twitter, Tumblr, Plurk, MySpace, Google+, dan masih banyak lagi. Awalnya microblog dikenal dengan istilah tumblelog. Untuk situs jejaring sosial, fitur microblogging disediakan dalam bentuk status update. Dari semua situs microblog tersebut saya paling tertarik dengan Twitter dan Tumblr karena menurut saya kedua situs ini bisa dibilang yang paling simpel dan fitur-fiturnya menarik.

Kali ini saya akan membahas tentang Tumblr dari sisi interface-nya. Sebuah situs yang menyediakan layanan tumblelog gratis. Selain disediakan dalam versi desktop, Tumblr sudah tersedia dalam versi mobile. Situs ini lebih simpel dari situs blogging seperti Blogger atau Wordpress. Situs ini sudah mulai digemari oleh banyak orang yang mayoritas adalah remaja. Banyak yang mengatakan Tumblr merupakan kombinasi antara Twitter dan blog.

Kita sering kali mendengar kata blogging maka dalam Tumblr sering kali dikenal dengan istilah tumbling. Tumbling on Tumblr. Salah satu keistimewaan Tumblr adalah adanya fitur posting yang lebih spesifik. Ada beberapa post options yang terdapat pada menu Dashboard yaitu Text, Photo, Quote, Link, Chat, Audio, Video. Fitur tersebut membuat Tumblr lebih simpel dan mudah digunakan dibanding situs-situs blogging yang sudah ada. 

Kita bisa menggunakan Tumblr dengan mudah dengan melakukan sign up kemudian log in seperti biasa. Berikut halaman awal Tumblr:




Warnanya tidak mencolok, simpel, dan elegan. Kita bisa langsung melakukan sign up atau klik login di sebelah pojok kanan atas. Setelah logged in kita akan terhubung ke Dashboard. Berikut contoh tampilan Dashboard:



Bisa dilihat dari gambar di atas, halaman tersebut mempunyai komposisi teks dan gambar yang seimbang. Warnanya pun tidak mencolok sehingga menjadikannya simpel tapi menarik.
Dalam lingkaran warna kuning terdapat post options yang didukung dengan gambar untuk masing-masih pilihan. Text untuk posting teks biasa, namun bisa juga disisipi gambar dengan memasukkan image url-nya. Photo untuk posting foto atau gambar. Kita bisa langsung meng-upload dari komputer kita atau dengan memasukkan image url. Jika kita akan menampilkan lebih dari satu foto maka kita bisa memilih layout bagaimana posisi foto-foto kita ditampilkan. Bisa dilihat contoh di bawah ini:



Menurut saya fitur pilihan layout tersebut sangat menarik karena akan membuat tampilan post tidak kaku. Menggunakannya juga sangat mudah, tinggal klik salah satu pilihan. Untuk Quote, Link, Chat, Audio, Video bisa dimengerti dengan mudah.

Kalau di Twitter ada istilah retweet maka di Tumblr ada istilah reblog yang artinya hampir sama dengan repost. Bisa dilihat di gambar Dashboard yang saya lingkari warna biru. Kemudian ada juga button bentuk hati yang saya lingkari warna orange, artinya like atau favorite. Jika kita me-reblog suatu post maka akan terlihat di Dashboard kita dan followers kita.

Kembali ke gambar Dashboard. Ketika pertama kali saya menggunakan Tumblr, saya sempat tertipu dengan button yang saya lingkari warna merah. Di situ tertulis following 35 people tetapi ternyata button tersebut akan terhubung dengan Dashboard lagi. Padahal yang saya harapkan adalah halaman di mana saya bisa melihat akun siapa saja yang saya follow. Bahkan sampai sekarang pun saya masih suka tertipu ☺

Untuk halaman lain seperti Setting dan Tumblelog menurut saya sudah bagus dan mudah digunakan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya tulis di sini. Saya harapkan komentar teman-teman untuk menambahkan apa yang kurang dari post ini.
Let’s tumbling  :D

Read More

Saturday, August 20, 2011