Thursday, September 29, 2011

KTM berbasis "QR Code"


Teknologi QR code sudah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan atau institusi. Tapi mungkin di antara kita banyak yang masih kurang mengerti tentang QR code ini. Teman-teman langsung searching sendiri aja ya, banyak banget kok artikel-artikel yang menjelaskan tentang QR code :D Munkgin untuk para kompas-holic sudah tidak asing lagi dengan QR code yang kelihatannya rumit dan nggak jelas itu hehehe

Di sini saya tidak akan menjelaskan tentang QR code itu sendiri tapi lebih ke implementasinya. Ide yang terbesit di kepala saya adalah mengaplikasikan QR code ke dalam kartu mahasiswa atau KTM. Ide ini terinspirasi dari seringnya terjadi KTM yang hilang atau tertinggal sedangkan orang yang menemukan tidak tahu harus mengembalikan kepada siapa karena tidak ada informasi tentang alamat si pemilik KTM. Di bawah ini adalah screenshot KTM saya: 


Bisa dilihat dari gambar di atas, pada KTM tersebut terdri dari nama&logo universitas, nama lengkap, NIM, foto, barcode, dan masa berlaku. Nah, pada KTM tersebut terdapat barcode yang mungkin berisi biodata lengkap mahasiswa..ya saya juga belum pernah mencoba karena saya nggak  punya barcode scanner ;p Menurut saya penggunaan barcode kurang efektif karena tidak semua orang punya barcode scanner

Dari situ munculah ide bagaimana jika barcode ini diganti dengan QR code sehingga semua orang bisa mengaksesnya. Aplikasi QR code reader bisa dijalankan di mobile phone dari level smartphone sampai java mobile phone, minimal ada kamera dan GPRS. Hasil scanning QR code pada KTM akan menghubungkan kita ke URL di mana bidoata lengkap mahasiswa ditampilkan. Jadi jika suatu saat kita menemukan KTM tercecer, kita tinggal menggunakan aplikasi tersebut untuk menemukan alamat si pemilik KTM sehingga memudahkan kita untuk mengembalikan KTM tersebut, mudah bukan?

Namun pastinya kita harus memperhatikan resiko-resiko yang mungkin terjadi misalnya penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan tindakan kriminal yang akan merugikan si pemilik KTM. Ya mungkin bisa dibuat suatu sistem yang lebih baik untuk pembuatan KTM berbasis QR code ini. Saya berharap ide ini bisa terealisasi mengingat banyaknya manfaat dari penggunaan teknologi tersebut (:
Read More

Tuesday, September 6, 2011

Tumbling on Tumblr

Istilah microblog tentunya sudah tidak asing di telinga kita karena hampir setiap hari kita memakainya. Microblogging merupakan bentuk sederhana dari blogging. Yah sebenarnya banyak sekali situs-situs yang menyediakan fasilitas microblogging seperti Facebook, Twitter, Tumblr, Plurk, MySpace, Google+, dan masih banyak lagi. Awalnya microblog dikenal dengan istilah tumblelog. Untuk situs jejaring sosial, fitur microblogging disediakan dalam bentuk status update. Dari semua situs microblog tersebut saya paling tertarik dengan Twitter dan Tumblr karena menurut saya kedua situs ini bisa dibilang yang paling simpel dan fitur-fiturnya menarik.

Kali ini saya akan membahas tentang Tumblr dari sisi interface-nya. Sebuah situs yang menyediakan layanan tumblelog gratis. Selain disediakan dalam versi desktop, Tumblr sudah tersedia dalam versi mobile. Situs ini lebih simpel dari situs blogging seperti Blogger atau Wordpress. Situs ini sudah mulai digemari oleh banyak orang yang mayoritas adalah remaja. Banyak yang mengatakan Tumblr merupakan kombinasi antara Twitter dan blog.

Kita sering kali mendengar kata blogging maka dalam Tumblr sering kali dikenal dengan istilah tumbling. Tumbling on TumblrSalah satu keistimewaan Tumblr adalah adanya fitur posting yang lebih spesifik. Ada beberapa post options yang terdapat pada menu Dashboard yaitu Text, Photo, Quote, Link, Chat, Audio, Video. Fitur tersebut membuat Tumblr lebih simpel dan mudah digunakan dibanding situs-situs blogging yang sudah ada. 

Kita bisa menggunakan Tumblr dengan mudah dengan melakukan sign up kemudian log in seperti biasa. Berikut halaman awal Tumblr:




Warnanya tidak mencolok, simpel, dan elegan. Kita bisa langsung melakukan sign up atau klik login di sebelah pojok kanan atas. Setelah logged in kita akan terhubung ke Dashboard. Berikut contoh tampilan Dashboard:



Bisa dilihat dari gambar di atas, halaman tersebut mempunyai komposisi teks dan gambar yang seimbang. Warnanya pun tidak mencolok sehingga menjadikannya simpel tapi menarik.
Dalam lingkaran warna kuning terdapat post options yang didukung dengan gambar untuk masing-masih pilihan. Text untuk posting teks biasa, namun bisa juga disisipi gambar dengan memasukkan image url-nya. Photo untuk posting foto atau gambar. Kita bisa langsung meng-upload dari komputer kita atau dengan memasukkan image url. Jika kita akan menampilkan lebih dari satu foto maka kita bisa memilih layout bagaimana posisi foto-foto kita ditampilkan. Bisa dilihat contoh di bawah ini:



Menurut saya fitur pilihan layout tersebut sangat menarik karena akan membuat tampilan post tidak kaku. Menggunakannya juga sangat mudah, tinggal klik salah satu pilihan. Untuk Quote, Link, Chat, Audio, Video bisa dimengerti dengan mudah.

Kalau di Twitter ada istilah retweet maka di Tumblr ada istilah reblog yang artinya hampir sama dengan repost. Bisa dilihat di gambar Dashboard yang saya lingkari warna biru. Kemudian ada juga button bentuk hati yang saya lingkari warna orange, artinya like atau favorite. Jika kita me-reblog suatu post maka akan terlihat di Dashboard kita dan followers kita.

Kembali ke gambar Dashboard. Ketika pertama kali saya menggunakan Tumblr, saya sempat tertipu dengan button yang saya lingkari warna merah. Di situ tertulis following 35 people tetapi ternyata button tersebut akan terhubung dengan Dashboard lagi. Padahal yang saya harapkan adalah halaman di mana saya bisa melihat akun siapa saja yang saya follow. Bahkan sampai sekarang pun saya masih suka tertipu ☺

Untuk halaman lain seperti Setting dan Tumblelog menurut saya sudah bagus dan mudah digunakan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya tulis di sini. Saya harapkan komentar teman-teman untuk menambahkan apa yang kurang dari post ini.
Let’s tumbling  :D

Read More