Monday, July 20, 2015

Masih ingat dengan jejaring sosial Ello?


Kalau mengikuti perkembangan berita teknologi, pasti tidak asing dengan jejaring sosial yang satu ini. Jejaring sosial yang sempat membuat 'gempar' di tahun 2014 karena developernya sendiri menyebut website hasil karyanya itu sebagai 'anti-Facebook' dengan 'menjunjung tinggi privasi dan keamanan data pengguna' sebagai visi andalannya. Di awal gencarnya Ello, banyak yang sangat ingin 'mencicipi' jejaring sosial baru tersebut. Sampai-sampai saya sendiri harus ikut mengantri untuk mendapatkan invitation agar dapat melakukan registrasi. Bahkan banyak pengguna yang menjual jasa invite untuk registrasi Ello di Amazon. Kalau saya sih mending sabar menunggu, toh alhamdulillah akhirnya dapat invitation juga setelah menunggu sekitar dua minggu hehe.

The creators of Ello

Saya merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang penasaran dengan Ello. Ello awalnya merupakan jejaring sosial privat yang dibuat oleh tujuh orang artis (designer) dan programmer. Ello mengedepankan design yang simpel dan yang paling penting adalah ad-free. Tampilan Ello yang bertema black and white membuat kesan yang sederhana dan elegan. Kebetulan saya pribadi memang lebih menyukai tampilan yang seperti ini. Nah, rata-rata pengguna lebih menyukai untuk mengunjungi situs yang bebas ad alias iklan. Ya, mungkin beberapa dari kita juga sering merasakan ketidaknyamanan sebagai user saat melihat banyaknya iklan saat mengunjungi suatu situs. Apalagi iklan yang berbentuk flash video yang terputar secara otomatis, hal tersebut sangat mengganggu.

Sampai saat ini website Ello.co masih berbentuk beta dan fitur yang ditawarkan masih belum terlalu banyak. Ello memiliki fitur dasar jejaring sosial yang terdapat pada raksasa jejaring sosial yakni Facebook dan Twitter. Pengguna dapat melakukan posting text, gambar, atau pun video. Fitur add friend, comment, repost, dan mention juga sudah tersedia. Sebagai pemula, saya tidak kesulitan untuk menggunakan fitur-fitur yang tersedia. Untuk mobile platform, aplikasi Ello baru tersedia untuk iPhone yang baru-baru ini dirilis. Saya menunggu untuk versi Android nya karena sangat repot kalau harus membuka web version nya pada smartphone.
Contoh tampilan profile pengguna Ello

Kemunculan Ello pada awalnya memang cukup 'menggemparkan' namun lambat laun perkembangannya tidak terdengar atau tidak diekspos oleh media. Bahkan saya sempat menemukan artikel yang mendeskripsikan Ello sebagai 'already-forgotten social network'. Menurut saya, salah satu penyebabnya adalah proses development lanjutan yang terlalu lama sehingga pengguna sudah terlanjur melupakan Ello. Jika dilihat dari tanggal kemunculannya dengan tanggal rilis mobile application untuk iPhone kemarin, jangka waktu nya terlalu jauh. Yang namanya pengguna pasti lebih tertarik dengan sesuatu yang masih 'hangat' alias nggak basi. Jujur saya sebagai salah satu pengguna merasakan hal demikian. Untuk kasus saya, mungkin salah satu faktor terbesar penyebab saya jarang menggunakan Ello adalah saya tidak mempunyai teman yang banyak di sana haha. Yah, Ello memang tidak terlalu booming di antara pengguna internet di Indonesia. Saya sempat mengirimkan invitation registrasi kepada beberapa teman dan sepertinya mereka kurang tertarik. Sekarang yang sedang booming di Indonesia adalah Path, jejaring sosial yang bersifat lebih privat dan eksklusif. Saya sendiri sudah tidak menggunakan aplikasi ini, maklum bukan anak eksis yang suka jalan-jalan :D

Saya melihat Ello masih memiliki harapan untuk menjadi jejaring sosial yang banyak diminati pengguna internet. Mungkin penambahan fitur-fitur yang inovatif dan lebih menarik dari fitur yang ada di jejaring sosial yang lain akan bisa menarik pengguna yang lebih banyak. Mungkin saja suatu saat nanti Ello bisa menandingi kesuksesan Facebook atau Twitter. Who knows?


PS: add my Ello https://ello.co/whoisluksi :D
Read More

Friday, July 17, 2015

Hari Ini Lebaran

Bagi umat muslim, tak ada yang lebih meriah dan suka cita dari perayaan Idul Fitri atau lebih sering disebut lebaran. Momen di mana semua anggota keluarga berkumpul. Momen di mana semua warga satu RT, satu RW, saling bersalam-salaman. Momen di mana para tetangga saling berkunjung. Momen di mana kita bisa bertemu dengan teman lama. Momen di mana tali silaturahmi yang sudah lama lenyap dapat tersambung kembali. Masha Allah. Alhamdulillah...

Lebaran seringkali dihubungkan dengan kumpul keluarga, pesta, baju baru, dan tentunya THR :D Nah, saya termasuk yang paling males kalau harus mencari baju di musim menjelang lebaran. Semua pusat perbelanjaan pasti penuh, udah kayak gate konser mau dibuka. Apalagi saingannya sama ibu-ibu xD Jadi, biasanya saya memilih berbelanja di awal bulan puasa atau saya lebih memilih baju yang sudah ada. Toh untuk lebaran tidak harus memakai baju baru, yang penting bersih dan rapi. Dan yang jauh lebih penting adalah hati kita yang diperbarui, hati kita yang (diharapkan) kembali suci, kembali fitrah. Aamiiin Ya Allah.

Untuk bagian kumpul keluarga, alhamdulillah tahun ini saya selamat dari pertanyaan "Kapan nikah?" atau "Udah punya pacar belum?". Mungkin udah pada bosan karena jawabannya selalu "belum". Alhamdulillah ya haha. Namun ada satu hal yang jauh lebih menakutkan dibandingkan sekedar pertanyaan-pertanyaan mainstream (yang sulit dijawab) tersebut: kalap ngemil/makan. Tidak dapat dipungkiri, sajian makanan & camilan saat lebaran jauh lebih istimewa dibandingkan dengan hari-hari biasa. Ini yang membuat saya sangat sulit menahan godaan untuk melahap semua makanan itu. Mungkin seharusnya mulut saya dipasang selotip agar saya bisa mengontrol nafsu makan yang berlebihan. Apalagi kebanyakan makanan yang disajikan merupakan makanan berkolesterol dan berlemak tinggi yang sangat mendukung pertumbuhan gelambir-gelambir yang bersarang di badan saya. Haha. Tapi semua harus tetap disyukuri, tidak semua orang yang beruntung untuk menikmati hidangan istimewa di hari lebaran.

Terkadang manusia lupa untuk bersyukur atas nikmat, sekecil apapun itu, yang diberikan Allah Swt. Namanya juga manusia, manusia tempatnya salah, tempatnya khilaf. Saat masih kecil, saya selalu berharap dibelikan baju baru oleh orang tua saya untuk lebaran. Bahkan terkadang suka ngambek kalau tidak segera dibelikan haha. Padahal tidak semua orang mendapat kesempatan seperti kita untuk bisa memakai baju baru saat lebaran. 

Mungkin hal seperti ini terdengar klise, namun ini memang kenyataan yang kita lihat di sekitar kita. Contoh kecil, bagi kaum perempuan biasanya setiap lebaran pasti membeli mukena baru. Terkadang sebenarnya di rumah masih ada mukena yang kondisinya masih bagus untuk dipakai saat lebaran. Di sisi lain, seringkali terlihat saat shalat Ied bersama, beberapa memakai mukena yang warnanya sudah kusam atau bahkan bisa dikatakan tidak layak pakai untuk shalat. Hati ini rasanya tertampar. Untuk apa kita berlomba-lomba mencari yang baru di saat kita masih berdiam diri melihat kenyataan seperti itu?

Bagi saya, salah satu nikmat yang paling besar adalah saat kita masih diberi peringatan oleh Allah Swt, cara Allah Swt untuk menghindarkan kita dari segala sifat kesombongan dan keangkuhan, bahwa tak ada yang lebih sempurna dari Yang Maha Pencipta. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa dalam bimbingan-Nya dan perlindungan-Nya. Aamiiin Ya Rabb.

SELAMAT LEBARAN :)


Read More

Thursday, July 16, 2015

Besok Lebaran

Hampir saya lupa untuk ngepost blog hari ini. Padahal hari ini baru hari keempat dari #30DayWritingChallenge saya haha. Karena mepet dan kebetulan besok adalah Hari Raya Idul Fitri alias lebaran, alhamdulillah wa syukurillah, kali ini postingan saya hanya berisi sepenggal bait yang saya karang dalam bahasa jawa. Walaupun tidak memakai grammar dan EYD yang benar, setidaknya saya sudah berusaha :D

Sesuk lebaran
Podo sibuk ngirim ucapan lebaran
Ojo lali ngrewangi ibue nyiapno panganan
Ben tetep oleh berkah lan pangampunan

Kira-kira artinya begini:
Besok lebaran
Pada sibuk ngirimin ucapan lebaran
Jangan lupa bantu ibu menyiapkan makanan
Biar tetap dapat berkah dan ampunan

Well, bagi teman-teman yang merayakan, selamat Idul Fitri. Semoga keberkahan dan kemuliaan selalu mengiringi dimanapun kita berada. Semoga kita menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Semoga Allah Swt melapangkan pintu maaf dan ampunan yang seluas-luasnya untuk kita semua, untuk umat yang beriman, untuk umat yang senantiasa bertakwa kepada-Nya.
Aamiiin Ya Allah..
Read More

Wednesday, July 15, 2015

The Moon and The Sun


The moon sleeps in the day. It hides somewhere while the sun shines tirelessly.

The sun never sleeps, even at night, because the moon needs the light from the sun, to see the beauty of the world, the galaxy, the universe.

The sun is such a strong, and powerful.
It never feels tired.
It won't leave the moon alone at night.
However, it never complains to shine alone during the day.

Just like a mother who never tired to keep her child happy and safe.




Read More

Tuesday, July 14, 2015

Monday, July 13, 2015

Change

Finally we’ve arrived here
The place where we can see each other again
The time when we feel awkward
The moment when she doesn’t recognize you
and you don’t recognize me

You said we’re inseparable
She said we’re the coolest ever
I said we’re unbreakable
We said this would last forever

We have changed, all of us
We have our own life
Work life, love life, family life
We’re all different now

I’m glad to know that you’re alright,
that we’re alright
I know that nothing lasts forever
We have to keep moving
Nothing can stop us now

One thing, everything we had been through in the past,
I’ll keep them in the safest place of my memory
I’ll tell them to my children
I’ll tell them to my great-grandchildren
I’ll let them grow old with me..

Read More

Monday, June 1, 2015

When you have to........

Do you ever feel like you really want to do something but you got that big space of doubt inside your mind like everything in this world seems unclear and uncertain and blurry?
Not sure for taking any decision, not sure for any.....thing.

I want to vomit in all of sudden.
That's the worst thing ever happened in my life.

Life is full of confusion. When you're going to take the biggest step in your life, you have to deal with a bunch of thinking, a bunch of consideration,
what about your parents?
what about your friends?
what about your job?
are you sure? 
Man, that's so frustrating.

This is my life, I have my own choice. Why on earth should I care about others?

No, no, no. I know it shouldn't be that way. I'm not alone, I'm not living alone. I have my parents, I have my friends, I have my colleagues, I have my neighbors. As human, the main point of our social interaction is giving feedback to each other, that's what we have to do to stay alive.
We are not supposed to be selfish, right?
Read More

Monday, April 13, 2015

Pertunjukkan Dongeng

Minggu, 12 April 2015

Hari Minggu ini terasa sangat spesial karena LPK Tepi Sawah kedatangan tamu istimewa, tamu yang sangat luar biasa, dia adalah Kak Muhammad Abdul Latif atau biasa disapa Kak Mal. Kak Mal adalah seorang pendongeng yang sudah sangat berpengalaman dan aktif dalam dunia dongeng sejak 1995. Dia sering mengisi di berbagai acara diantaranya di RRI Bogor dan TVRI. Keahlian Kak Mal bukan hanya dalam bidang mendongeng, tetapi juga hebat dalam menulis, menyampaikan tausiyah dan motivasi. Buku karyanya antara lain “The Power of Story Telling” dan “The Miracle of Sotry Telling”. Hebat bukan? (Sumber: http://www.akhlakmuliaindonesia.com/motivator/)




Adik-adik LPK Tepi Sawah dikumpulkan di satu ruangan untuk menyaksikan pertunjukkan yang sudah ditunggu-tunggu. Kak Mal dengan gaya lucu dan kocaknya mulai bercerita didampingi dengan teman kecilnya yang bernama Ahmad. Kak Mal berperan sebagai pengisi suara Ahmad yang berwujud boneka. Dia sangat pandai membuat suara lucu sehingga menjadikan si kecil Ahmad seolah-olah bisa berbicara. Semua anak sangat terhibur, termasuk kakak-kakak pengajar juga ^^. Kami semua sangat senang menyaksikan pertunjukkan dongeng Kak Mal.

Dalam mendongeng, Kak Mal menyajikan dialog atau percakapan dengan suara yang berbeda-beda untuk masing-masing tokoh dalam cerita disertai dengan efek-efek suara serperti suara hewan, angin, deru air, dsb. Dia sangat pandai menirukan suara. Hal ini membuat pertunjukkan dongeng semakin menarik dan menghibur. Tawa penonton selalu terdengar setiap Kak Mal menampilkan dialog atau gerak-gerik yang lucu.



Tokoh utama dalam dongeng kali ini bernama Paijo. Paijo lahir dari keluarga sederhana namun dia merupakan seorang anak yang sangat rajin dan bercita-cita menjadi orang sukses. Diceritakan Paijo saat kecil sering membantu neneknya berjualan makanan di sekolahnya. Saat beranjak dewasa, dia ingin melanjutkan sekolah namun orang tuanya tidak sanggup untuk membayar biaya sekolah. Akhirnya dia memutuskan untuk bekerja dan tidak disangka akibat kegigihan dan semangatnya dia bisa melanjutkan sekolah. Paijo selalu menerapkan 3 hal menuju kesuksesan: cita-cita, berdoa, dan ikhtiar/berusaha. Benar saja, Paijo sekarang menjadi orang sukses sesuai dengan cita-citanya. Di akhir cerita, Kak Mal memberitahukan bahwa Paijo ini tak lain adalah Kak Mal sendiri, masha Allah...

Di bagian akhir pertunjukkan, Kak Mal memberikan beberapa pertanyaan untuk adik-adik LPK yang berani maju ke depan. Beberapa anak dapat menjawab pertanyaan dengan sangat baik, artinya mereka memang benar-benar mendengarkan dan mengikuti dongeng yang diceritakan Kak Mal. Eits, ternyata ada hadiah juga untuk yang berani maju ke depan dan menjawab pertanyaan lho ^^


Usai pertunjukkan dongeng berakhir, sesi lomba menggambar dimulai. Adik-adik LPK ditugaskan untuk menggambar sesuai dengan cerita yang telah disampaikan oleh Kak Mal sebelumnya. Lomba menggambar ini bertujuan untuk menggali kreativitas adik-adik dalam menceritakan kembali apa yang sudah mereka dengarkan.



Secara keseluruhan, acara hari ini sangat menyenangkan. Namun bagian yang paling penting adalah pesan moral yang disampaikan oleh Kak Mal dalam dongengnya. Diharapkan adik-adik LPK dapat termotivasi untuk selalu mempunyai mimpi dan cita-cita diimbangi dengan rajin belajar dan berdoa untuk mewujudkannya, seperti Paijo. Karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha dan berdoa ^^





This article is also available on http://lpktepisawah.org/pertunjukkan-dongeng/ 
Read More

Sunday, March 22, 2015

Mengenal Air di Hari Air Sedunia

Hari ini kami berencana mengadakan outing untuk mengajak adik adik mengenal lebih dalam tentang ekosistem di sekitar Desa Cikonjen. Rute yang kami buat tidak terlalu jauh, hanya dari LPK Tepi Sawah sampai penggilingan yang berada di tengah persawahan. Kami membagi dua kelompok besar, yaitu kelompok di bawah kelas 5 dan kelompok kelas 5 ke atas. Untuk kelompok pertama, topik bahasan difokuskan pada pengenalan jenis jenis hewan. Sedangkan untuk kelompok kedua topik yang dibahas adalah air, karena kebetulan hari ini adalah Hari Air Sedunia atau World Water Day.

Saya, Kak Hendrik, Kak Tri, Kak Devira, dan Kak Intan bertugas mendampingi kelompok kedua. Kami memandu adik adik menuju mata air yang berada di belakang penggilingan padi. Jujur kami belum pernah ke sana, sehingga malah adik adik yang memandu kami menuju lokasi mata air haha. Saya sangat senang karena adik adik sangat antusias mengikuti outing kali ini.

Oh ya, sebagai penyemangat kami punya jargon untuk kegiatan kali ini,
Sahabat Tepi Sawah.....
Cerdas dan cinta lingkungan!
Kak Lani mengajari adik adik untuk menyerukan jargon ini dengan gerakan yang membuat mereka tambah semangat =)

Sesampainya di sumber mata air, kami prihatin melihat keadaan di sekitar lokasi tersebut. Sebelumnya di jalan kecil menuju mata air pun kami sempat melihat pemandangan yang sangat mengganggu keindahan area persawahan ini. Banyak sampah bertebaran, kebanyakan sampah plastik. Namun sebelum membahas masalah sampah tersebut, kami melanjutkan pembahasan terlebih dahulu.

Kami memberikan beberapa pertanyaan untuk memancing mereka agar dapat menjelaskan apa yang sudah mereka ketahui tentang air. Dari mana air berasal, bagaimana air bisa sampai ke permukaan bumi, apa saja manfaat air bagi kehidupan makhluk hidup, bagaimana kondisi air yang ada di hadapan mereka. Beberapa dari mereka sudah mengetahui tentang siklus air. Namun di antara mereka belum ada yang aware dengan kondisi air yang selama ini mereka pakai setiap hari.

Kebanyakan warga di sini memang masih sangat bergantung pada mata air alami yang lokasinya rata rata di pertengahan sawah. Mereka menggunakannya untuk mandi, mencuci piring, mencuci pakaian, memasak, dan minum. Tentulah berbahaya jika tidak ada yang menjaga kebersihan air yang menjadi kebutuhan primer mereka sehari hari. Kami langsung membahas tentang sampah yang bertebaran di sekitar lokasi. Kami mengingatkan adik adik untuk tidak lupa membuang sampah pada tempatnya, karena sampah merupakan salah satu sumber pencemaran air. Untuk outing minggu berikutnya kami berencana untuk mengajak adik adik melakukan operasi semut dengan membawa plastic bag untuk mengumpulkan sampah.

Cuaca siang ini cukup panas dan menyengat, adik adik sempat meminta waktu istirahat di dalam penggilingan padi yang tidak jauh dari sumber air. Setelah beristirahat kami melanjutkan perjalanan pulang ke LPK Tepi Sawah. Kami akan melakukan percobaan untuk membuat penyaring air sederhana.

Bahan bahan yang diperlukan dalam percobaan ini adalah botol air minum ukuran 1.5 liter, pasir, arang, batu kerikil, dan batu berukuran sedang. Kami membagi adik adik ke dalam dua kelompok. Pertama, masing masing kelompok ditugaskan untuk mencari bahan bahan yang diperlukan. Setelah terkumpul, mereka menyusun bahan bahan yang terkumpul ke dalam botol. Tidak lupa ada yang ditugaskan untuk mengambil air kotor/keruh yang akan disaring, mereka mengambil dari selokan dekat pematang sawah.

Alat penyaring sederhana sudah siap. Kedua kelompok langsung mencoba memasukkan air kotor ke dalam alat yang telah mereka buat. Alat penyaring dari kelompok pertama berhasil mengeluarkan hasil saringan air dari ujung bawah botol. Namun sayang kelompok kedua belum berhasil. Sepertinya mereka terlalu banyak menaruh bahan bahan ke dalam botol sehingga air tidak dapat meresap sampai bagian bawah botol. Mereka tidak menyerah, mereka membuat kembali alat penyaring air kedua. Alhasil, mereka berhasil membuat alat penyaring kedua, dan hasil saringan airnya pun lebih jernih dibandingkan dengan hasil saringan air kelompok pertama.

Secara keseluruhan, kedua kelompok berhasil membuat alat penyaring air sederhana, walaupun hasil saringan air masih kurang sempurna. Dari percobaan ini mereka belajar tentang bahan bahan penyaring tadi yang sebenarnya mirip dengan lapisan permukaan bumi. Barangkali dari mereka ada yang berniat untuk membuat alat penyaring air sendiri di rumah dengan harga murah meriah alias gratis dan alami.

Kami berharap dari kegiatan hari ini kepedulian adik adik terhadap kebersihan air semakin bertambah. Tuhan menciptakan sumber daya alam bukan hanya untuk digunakan oleh manusia, tetapi juga harus dijaga agar tetap bersih, asri, dan tentunya bermanfaat.


Ayo jaga alam kita ^^


*This post is also available on http://lpktepisawah.org/mengenal-air-di-hari-air-sedunia/
Read More

Thursday, February 19, 2015

How do you spend your daily commute time?

My office is an hour away from my house, by train, without any shitty trouble, and traffic jam.

I'm always alone in the train. My friend takes the earlier schedule. It's not that I can sit comfortably and peacefully on the passenger seat. The possibility to get the chance to get a seat is nearly zero. It's always full when I arrives at the station. A problem that I can never figure out how to solve it.

My office is located in Jakarta, where EVERYBODY works there. An extremely crowded city, big, yet annoying. Most workers come from some cities outside Jakarta, and one of the biggest public transportation they used is the public train, we call it here as Commuter Line. When you try to get in the train, it's like a competition. Imagine it when the concert gate is about to open and you're dying for it, trying hard  to get in the first row...there's no much difference with the circumstances I had to face in every morning, everyday. I have to compete with a bunch of people who are definitely in the same situation with me. Whether you sit or you tightly stand on the corner near the automatic door, just be grateful that you are still able to get inside the train.

But it's all about TIME.

If I may calculate the average time of me walking from my house, waiting for the train arrival, stuck inside the train, walking to the office, and vice versa, it's approximately 3 hours per day. Oh God, it's hard to believe, like I don't have a life. The point is I hate idleness, it's like killing myself slowly when I do nothing. What should I do in that depressing-hours, especially when I'm stuck inside the train? I'll tell you some alternatives.

READING
Lately, reading is always my first priority to spend my precious time inside the train. I always bring a pocket-size book inside my bag. If I forget to bring it, or the situation is not possible to get my book in my hand, I open my google Playbook. It really helps, there's a lot of free books you can get from Google Play. Reading news is also important, (theoretically speaking) I don't want to miss any up-to-date things happening around the world.


WATCHING MOVIES/TV SERIES/YOUTUBE VIDEOS
Well, I don't know if I should categorize this to the productive or the wasting one. Watching movies can potentially reduce my stress of work stuff. But one thing, try to be selective on what movies/videos you're about to watch. Because there would be many eyes peeking on your phone/gadget, try to avoid any weird content as much as you can. When that kind of scene shows up on your screen, look around you and you'll be like....











LISTENING TO FAVORITE MUSIC
This one is the most promising thing you can do to throw away the boredom. Everybody loves it.












PLAYING GAMES
I'm sure many people spending their times on this. Admit it that you like doing it too. Cool games are everywhere, just install them on your smartphone or tablet. Clear your mind and have fun!












WRITING
What I mean is writing on your blog or your personal website, if you have one, or whatever you want to write. I believe many of you out there are very talented on this subject. Sometimes you can find many inspirations when you're alone in a crowded place. I'm not good at writing tho but I've tried, it's like practicing. They said 'Practice makes perfect' (what?)











DRAWING OR EDITING
It's not a bad alternative. There's a lot of cool applications for smartphones to improve your skill on drawing or editing photos. Why don't you try it inside the train? After you finish it you can upload it your instagram or facebook or twitter. It would be fun.












CHATTING
We're living in an era where we can easily talk to anybody without meeting them face to face. Chatting is one of the ways. You can use Whatsapp, BBM, Line, KakaoTalk, or any other applications. But actually this one is a lil bit risky. Remember that you're not the only one inside the train. Don't kill yourself by publicly talking about sensitive or private stuff on your chat because there might be someone watching behind you. Creepy.

*enjoying the conversation*









Then suddenly someone behind you appears like this...
Hey I know your secret











SLEEP
Thank God I'm one of those people who has the ability to fall asleep easily even in standing position. Most times I did it unconsciously. It's good for health. I've got too tired probably so why not sleeping. Zzz.














Well, these are based on my own experiences. Let me know if you have another alternatives!
Have a good day everyone!
Happy Lunar Year xoxo

Read More